Monday, 24 March 2014

(Tugas 1) Animasi 2D : Teknik Rotoscope

Rotoscope
Max Fleischer dan Dave ( saudara laki-lakinya ) menemukan proses animasi yang disebut Rotoscope pada tahun 1915. Rotoscope adalah  peralatan yang luar biasa yang dapat membantu memproduksi animasi yang realistis. Max Fleischer adalah salah satu pelopor dunia animasi. Hasilnya membawa Betty Boop dan Popeye ke layar lebar sudah seharusnya memberikan ia tempat di buku sejarah. Max Fleischer lahir pada tahun 1883 di Vienna. Dari kecil ia sudah menunjukkan ketertarikan pada mesin dan memiliki talenta dalam menggambar. Ia merasakan tarikan khusus yang kuat dari film. Ketiga keahliannya bergabung menjadi satu pada tahun 1917 ketika ia menampilkan film animasi pendek dan memulai untuk menawarkannya ke beberapa distributor.

Gambar ini di ambil dari : http://www.artspartner.org/img/originals/patent.png
            Proses kerja rotoscope seperti ini : Seorang aktor berakting (mengenakan kostum) di adegan yang akan di animasikan. Film ini kemudian akan dimainkan frame by frame di bawah sebuah kaca. Di atas kaca tersebut adalah animator yang menjiplak frame film. Gambar-gambar ini kemudian dibersihkan dan ditambahkan dengan hasil akhir yang sangat hidup seperti (dari gerakan karakter kartun sampai ke lipatan pada pakaian mereka) animasi.
Berikut ini adalah contoh gambar dengan menggunakan teknik rotoscope:


Gambar ini di ambil dari : http://payload173.cargocollective.com/1/3/99569/5762315/sketch03_1_800.jpg

Gambar ini di ambil dari : http://www.michaelspornanimation.com/splog/wp-content/h/smSW%206.jpg

            Banyak dari pekerjaan pendek Max Fleischer yang dirilis ke DVD The Rotoscope yang digunakan untuk efek yang besar oleh kru Fleischer, khususnya pada awal 'Out of the Inkwell' film dan dalam seri Superman. Saat itu di seri Superman (yang dimulai pada tahun 1941 dengan 'Superman' dan termasuk 1942 'The Bulleteers', 'The Magnetic Telescope' dan 'Volcano' antara lain) Rotoscoping benar-benar mengalami kejayaan. Penggunaannya menggunakan foto, (terutama dalam adegan-adegan still (diam)), sangat membantu dalam dunia peranimasian. Mengapa proses ini tidak pernah dapat didistribusikan? Diantaranya : jumlah waktu yang memakan waktu cukup lama, faktor biaya dan tren zaman.

            Rotograph lahir dari keinginan untuk menempatkan karakter animasi dalam pengaturan yang realistis. Dengan alat ini, latar belakang untuk kartun akan difilmkan sebagai aksi nyata. Film ini kemudian akan diproyeksikan, frame-by-frame di bagian bawah sepotong kaca. Sebuah cel dari karakter animasi akan menjadi tempat di sisi depan kaca dan ini kemudian akan difoto. Film ini kemudian akan dibingkai dan cel baru akan ditambahkan. Hasil akhirnya akan menjadi ilusi bahwa karakter animasi ini menghuni dunia 'nyata' kita.
 
 
 

Berikut ini adalah contoh video yang menggunakan teknik rotoscope: 

Video ini di ambil dari : https://www.youtube.com/watch?v=8LskMguBm6E

Di susun oleh : 
Tri Rahyuni - 12.13.0002
Jack Ryan - 12.13.0007
Valentino P. - 12.13.0013
Steven Sean - 12.13.0015
Adeline Gaby - 12.13.0044

No comments:

Post a Comment